Berita Serie A

Beragam informasi dan analisa seputar Liga Fantasia & Serie A tersaji disini.

  • Prediksi Bek Potensial di Giornata 8 Liga Fantasia

    "Tiga pemain bertahan yang diprediksi meraih poin tinggi di pekan ke-8 Liga Fantasia Serie A, tulisan twitter @Mbah_FPL"

    Davide Calabria #ACMilan (6.1)

    Lawan: Hellas Verona (home)

    Calabria sudah fit dan siap ditampilkan akhir pekan nanti. Calabria merupakan pilihan yang (seharusnya) cukup bagus untuk pekan ini, mengingat dia adalah bek kanan yang cukup aktif untuk membantu serangan. Sampai pekan ke-7 Serie A, Calabria sudah mencetak 1 gol dan 1 assist dari 5 laga yang sudah dia mainkan.

    Dari 5 laga yang sudah dijalani, Calabria total melakukan 8 tembakan. 4 di antaranya dari dalam kotak penalti lawan dan menghasilkan 1 gol. Sebuah catatan yang tidak buruk. AC Milan sudah meraih 3 kali clean sheets sejauh ini, diantaranya dua kali diraih saat laga kandang.


    Baca artikel lainnya:

    Prediksi Gelandang Nyayur di Giornata 8 Liga Fantasia | Mbah FPL

    Prediksi Striker Gacor di Giornata 8 Liga Fantasia | Mbah FPL


    Sementara itu dari sisi lawannya, Hellas Verona memang cukup produktif dengan 15 gol dari 7 laga awal Serie A, tapi yang perlu diingat bahwa dari 15 gol tersebut hanya 5 gol yang bisa mereka cetak di partai tandang, yakni melawan Genoa dan Salernitana yang levelnya di bawah AC Milan.

    Dan jangan lupa juga bahwa Hellas Verona sejauh ini selalu kebobolan saat tandang (kebobolan 6 gol dari 3 pertandingan), sementara AC Milan sudah mencetak 8 gol dari 3 laga kandangnya sejauh ini.

    Kesimpulan:

    - Peluang AC Milan untuk meraih clean sheet cukup terbuka jika tampil dengan komposisi terbaiknya (khususnya untuk lini belakang).
    - Peluang AC Milan untuk membobol gawang Hellas Verona dan meraih kemenangan cukup terbuka.
    - Calabria tentu mempunyai peluang untuk membuat gol atau assist kalau melihat performanya sampai saat ini.
    - Opsi lain, Tomori (5.5) apabila bujet menjadi hambatan dan sekadar ingin punya pemain bertahan AC Milan dengan harapan clean sheet.

    Kalidou Koulibaly #Napoli (5.0)

    Lawan: Torino (home)

    Untuk ukuran pemain belakang yang membela salah satu klub besar Italia, Koulibaly adalah pemain yang punya harga cukup murah di Liga Fantasia. Dari 7 laga awal Serie A, Koulibaly sudah mencetak 2 gol, 1 assist dan 4 clean sheets, sebuah pencapaian yang bagus untuk ukuran pemain belakang dengan harga 5.0.

    Secara keseluruhan Napoli baru kebobolan 3 gol sejauh ini (2 di laga tandang dan 1 di laga kandang). Sementara Torino hanya mencetak 9 gol dari 7 laga awal Serie A sejauh ini, di dalamnya hanya 3 gol yang bisa mereka cetak di laga tandang (masing-masing 1 gol melawan Fiorentina, Sassuolo, dan Venezia).

    Memang kalau dilihat dari keseluruhan, Torino menghasilkan shots on target per game cukup oke, yakni 4.6. Akan tetapi, shots off target per game mereka lebih besar, yakni 5.6.

    Kesimpulan:

    - Untuk bek kisaran harga 5.0-6.0, saya rasa Koulibaly masih yang terbaik.
    - Tentu kita tidak bisa mengharapkan Koulibaly mencetak gol terus-terusan tapi melihat lawan Napoli pekan ini yakni Torino yang cukup sering membuang-buang peluang.
    - Napoli sejauh ini hanya kebobolan 1 gol di laga kandang, berharap Koulibaly memperoleh clean sheet tentu bukan hal yang terlampau muluk.

    Davide Zappacosta #Atalanta (5.0)

    Lawan: Empoli (away)

    Masih absennya Hateboer membuat Zappacosta diprediksi akan kembali turun ke lapangan dari menit awal. Harga 5.0 untuk bek sayap Atalanta? Tentu menarik!

    Bersama Maehle (5.9), Zappacosta akan bahu membahu untuk melakukan penyerangan dari sisi sayap ke pertahanan Empoli.

    Sejauh ini, tuan rumah Empoli menderita 3 kekalahan dan kebobolan 10 gol dari 4 pertandingan kandang. Mereka sendiri sudah mencetak 6 gol dari 3 laga kandang (4 di antaranya dicetak dalam 1 laga).

    Kesimpulan

    - Melihat Empoli yang cukup produktif, saya tidak terlalu berharap adanya poin clean sheet dari Zappacosta. Bagi saya poin clean sheet hanya bonus.
    - Justru saya memilih Zappacosta karena melihat potensi yang dimilikinya dalam membantu penyerangan, yang mana sejauh ini Zappacosta sudah melakukan 6x tembakan dari dalam kotak penalti lawan dan menghasilkan 1 gol.
    - Dari poin kedua di atas, sebuah ukuran yang tidak buruk bagi seorang bek sayap. Dari situlah, saya berharap adanya poin dari gol atau assist dari Zappacosta di pertandingan ini.